Cara menanam kelapa hibrida agar cepat berbuah ini akan menjadi informasi yang bagus bagi Anda yang ingin memulai bisnis kelapa.

Semua bagian pada pohon kelapa bisa dimanfaatkan manusia, mulai dari batang, daun, bunga, dan buahnya. Tidak bisa dipungkiri bahwa kelapa merupakan salah satu komoditas yang penting dalam dunia industri. Oleh karena itu, budidaya kelapa merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan.

Untuk memaksimalkan produksi kelapa, para petani memilih untuk mencari varietas kelapa baru dengan hasil panen yang cepat dan berkualitas.

Kelapa hibrida merupakan kelapa varietas baru yang didapatkan dari hasil persilangan “kelapa dalam” dan “kelapa genjah”. Tak heran jika varietas kelapa ini menjadi unggulan karena hasil perpaduan dari dua sifat kelapa yang berbeda.

Karena tinggi dan ukuran pohon ini lebih pendek dibandingkan pohon kelapa pada umumnya, kelapa hibrida cocok jika ditanam di halaman atau pekarangan rumah.

Pertumbuhan kelapa hibrida tidak akan optimal jika menggunakan metode penanaman dan pemeliharaan yang salah.

Cara Menanam Kelapa Hibrida Agar Cepat Berbuah

cara menanam kelapa hibrida agar cepat berbuah
Gambar Pohon Kelapa Hibrida

1. Syarat Tumbuh

Struktur tanah yang baik untuk budidaya kelapa hibrida adalah tanah vulkanik, pasir, tanah liat, tanah berbatu dan tanah aluvial dengan pH tanah sekitar 5-8. Pohon kelapa varietas ini biasanya dibudidayakan di daerah dengan ketinggian 0-450 mdpl. Kelapa hibrida akan tumbuh dengan baik dengan curah hujan antara 1300 dan 2300 mm per tahun denggan suhu lingkungan sekitar 20° C – 27° C.

2. Persiapkan Bibit Kelapa Hibrida

Pilihlah bibit dengan kualitas yang baik yaitu berasal dari pohon indukan yang berusia sekitar 1 tahun, buahnya memiliki bentuk bulat atau oval, berukuran sekitar 25 cm x 22 cm, kulit buah yang licin, halus dan kecoklatan. Selain itu pastikan juga kelapa yang digunakan sebagai bibit ini memiliki kadar air yang cukup.

3. Penyemaian Bibit Kelapa Hibrida

cara menanam kelapa hibrida agar cepat berbuah

 

Buah kelapa yang akan dijadikan bibit selanjutnya disimpan selama 1 bulan sebelum dilakukan penyemaian.

Untuk memulai penyemaian, Anda harus menyiapkan bedengan. Gemburkan tanah pada lahan semai dengan bedengan berukuran 2 meter untuk lebarnya, jarak antar bedengan sekitar 60-80 cm dan tinggi 25 cm.

Selanjutnya, gunakan pisau untuk memotong bibit selebar sekitar 5 cm pada tonjolan kelapa di dekat batangnya.

Kemudian benamkan 2/3 bagian benih pada bedengan dengan posisi sayatan berada di atas. Setelah benih memiliki tunas sepanjang 3-4 cm, pindahkan benih ke dalam polybag.

4. Perawatan Bibit Penyemaian | Cara Menanam Kelapa Hibrida Agar Cepat Berbuah

cara menanam kelapa hibrida agar cepat berbuah

 

Bibit kelapa hibrida disiram secara teratur dua kali sehari pada pagi dan sore hari. Untuk mencegah serangan hama dan penyakit, bibit kelapa diberikan insektisida dan fungisida.

Lakukan penyiangan atau pembersihan gulma yang tumbuh di sekitar agar tidak mengganggu pertumbuhan bibit kelapa. Pembersihan gulma ini dapat dilakukan secara manual maupun dengan menggunakan semprotan larutan herbisida.

Tak lupa, bibit kelapa diberikan nutrisi menggunakan pupuk NPK dan magnesium sebulan sekali. Hal ini dilakukan agar bibit kelapa dapat tumbuh dengan optimal. Bibit bisa dipindahkan ke lahan tanam saat  berumur sekitar 5-12 bulan.

5. Persiapan Lahan Tanam

Siapkan lahan tanam sekitar 1-2 bulan sebelum penanaman, gemburkan tanah dan bersihkan lahan tanam dari gulma atau tanaman yang bisa mengganggu pertumbuhan kelapa.

Selanjutnya buatlah lubang tanam dengan ukuran sekitar 60 cm x 60 cm x 60 cm hingga 100 cm x 100 cm x 100 cm dengan jarak  9 mx 9 mx 9 m. Berikan 300 gram pupuk TSP di setiap lubang tanam kemudian tutup menggunakan tanah di bagian atasnya.

6. Penanaman Kelapa Hibrida | Cara Menanam Kelapa Hibrida Agar Cepat Berbuah

Langkah selanjutnya yaitu proses penanaman. Bukalah polybag dengan hati-hati agar tidak merusak akar kelapa. Masukkan benih ke dalam lubang tanam yang telah disiapkan. Dibutuhkan 160 bibit dalam 1 hektar lahan dengan jarak masing-masing 9 x 9 x 9 meter.

7. Perawatan dan Pemeliharaan

Penyulaman

Penyulaman yaitu tahap penggantian bibit baru saat ada bibit  yang mati atau tumbuh tidak sempurna. Tahapan ini dapat dilakukan maksimal 2 minggu setelah  tanam agar pertumbuhan kelapa bisa merata.

Penyiangan

Lakukan pembersihan gulma sebulan sekali saat bibit kelapa berusia 6 – 8 minggu terutama saat musim penghujan karena gulma biasanya tumbuh lebat saat musim penghujan.

Penyiraman

Proses penyiraman dilakukan dengan menyesuaikan kondisi cuaca. Namun, biasanya penyiraman dilakukan setiap 2-3 hari saat sore hari.

Pemupukan

Setelah 1 bulan penanaman, biasanya tanaman kelapa diberi 100g pupuk urea pada setiap pohon dengan mendistribusikannya dari jarak 15 cm dari pangkal kelapa.

Pupuk ini diberikan 2 kali dalam setahun yaitu pada awal musim penghujan (Oktober / November) dan akhir musim penghujan (April / Mei).

8. Panen Buah | Cara Menanam Kelapa Hibrida Agar Cepat Berbuah

Panen kelapa biasanya dilakukan sesuai permintaan pasar sedang membutuhkan kelapa muda atau kelapa tua. Kelapa muda biasanya didisribusikan kepada para penjual minuman dingin. Sementara itu kelapa tua biasanya dijadikan sebagai  santan.

Pohon kelapa hibrida mayoritas pendek jika dibanding dengan pohon kelapa pada umumnya. Untuk memetiknya, Anda bisa menggunakan bambu yang diujungnya telah diikat pisau.

Demikian tadi informasi tentang bagaimana cara menanam kelapa bibrida agar cepat berbuah.

Bagi pecinta kelapa muda, sekarang Anda tak perlu jauh-jauh mencari penjual kelapa, karena Anda dapat menanam pohon kelapa sendiri di pekarangan rumah.

Mengupas buah kelapa sekarang semakin mudah dengan adanya mesin pengupas kelapa muda. Yuk kita intip spesifikasinya di Grosir Mesin.

Untuk informasi menarik lainnya, Anda dapat mengecek website kami hanya di Iresepi.