Penikmat kopi tentu perlu tahu apa saja jenis kopiyang ada, terutama di Indonesia. Kopi dari Aceh hingga Papua memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Berikut kumpulan kopi terbaru.

Anda perlu memahami dua jenis kopi, kopi arab dan kopi robusta. Perbedaannya terletak pada bentuk biji kopinya. Biji arabika agak memanjang dan ukurannya agak pipih. Kopi Robusta lebih bulat dari kopi Arab, terlihat lebih padat dan ukurannya lebih kecil. Cara membuat kopi pun dapat menggunakan mesin roasting kopi

Indonesia juga memiliki biji kopi yang beragam. Umumnya aroma dan rasa kopinya sama. Hal ini karena dipengaruhi oleh tinggi pertumbuhan tanah dan kopi.

Berikut ini Aneka kopi terbaru dan terbaik yang ada di Indonesia:

  • Kopi Aceh Gayo

Kopi Aceh Gaya jenis arabika ini terutama ditanam di Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah dan dataran tinggi Gaya Louise. Kopi Ulee Kareng merupakan salah satu kopi Aceh yang terkenal.

Namanya diambil dari sebuah tempat di Banda Aceh yang terkenal dengan kopinya. Proses ini sangat lama. Biji kopi tersebut dimasak dalam oven selama kurang lebih 4 jam hingga mencapai kematangan 80% dalam oven. Setelah itu ditambahkan gula pada biji kopi.

Menurut review internasional, Cano Indonesia mengutip CNN Indonesian yang memiliki cita rasa unik dibandingkan kopi arabika yang ada. Selain dikenal karena rasa, kelezatan dan pahitnya yang unik, juga baunya yang enak.

Rasa dan aromanya yang sempurna menjadikan kopi Gayo salah satu kopi terbaik dan termahal di dunia.

  • Kopi Toraja

Kopi Toraja berasal dari Sulawesi Selatan. Kopi Toraja tidak hanya terkenal di negaranya sendiri, tetapi juga terkenal di mancanegara seperti Jepang dan Amerika Serikat.

Kopi Toraja termasuk minuman premium, bahkan sudah dipatenkan oleh perusahaan Jepang bernama Key Coffee sejak tahun 2005. Oleh karena itu, kopi Toraja merupakan salah satu jenis kopi terbaik, yaitu kopi arab dan kopi robusta.

Keduanya memiliki rasa kayu manis atau kapulaga yang ringan.

  • Kopi Wamena Papua

Salah satu kopi terbaik di Indonesia adalah kopi Papua dari Wamena. Kopi ini memiliki citarasa coklat dan aroma floral yang unik. Asam sedang dan bentuk sedang.

Kopi Papua merupakan kopi arabika yang tumbuh di Lembah Baliem Pegunungan Jayawijaya pada ketinggian 2.000 meter. Kampung Tagulik di Kecamatan Bugi, Kabupaten Jayawijaya merupakan salah satu kawasan yang didominasi oleh petani kopi.

Secara khusus, kopi ini ditanam dengan menggunakan alat tradisional. Dengan cara ini, kopi di Papua dapat ditanam tanpa menggunakan pupuk dan pestisida kimia.

  • Kopi Kintamani Bali

Jenis kopi yang berbeda memiliki karakteristik yang berbeda pula. Keistimewaan Kopi Kintamani Bali adalah memiliki rasa pahit dan oranye.

Hal ini dikarenakan penanam kopi Kintamani bertetangga dengan perkebunan jeruk, sehingga kopi Kantamani memiliki aftertaste yang segar. Kopi jenis ini disebut kopi original. Kopi ini banyak tersedia di Jepang, Perancis dan beberapa negara Eropa lainnya.

  • Kopi Flores Bajawa

Kopi bajawa dari Flores ditanam pada ketinggian 1.000-1.550 meter (mdpl) Perkebunan ini terletak di Kabupaten Ngada di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kopi flores memiliki rasa yang khas seperti kacang atau kacang dan karamel. Teksturnya kental dan agak asam, tapi tetap aman di lambung.

  • Kopi Java Ijen Raung

Kopi Jawa Ijen Raung merupakan kopi khas Bondowoso. Kopi ini pertama kali diekspor pada tahun 2011 dan menjadi semakin populer. Hingga 2016, Indonesia berhasil mengekspor 43 kontainer atau 859 ton kopi. Kopi Jawa Ijen Raung memiliki keunikan karena memiliki aroma bunga yang pedas.