Cocomesh sabut kelapa bisa dijadikan kerajinan dan peluang bisnis. Karena memang banyak orang juga belum mengetahui tentang cocomesh sabut kelapa.Yuk simak!

Mengenal Cocomesh Sabut Kelapa

Cocomesh Sabut Kelapa

Cocomesh adalah jaring yang terbuat dari sabut kelapa. bahannya terbuat dari seratus persen bahan alami dan ramah lingkungan. Biasanya cocomesh atau bisa disebut Coir Geo textile digunakan sebagai media taman dan bahan stabilisasi untuk lereng atau lahan miring. Cocomesh lebih murah dan efisien dibandingkan menggunakan permukaan batuan atau geotekstil yang umumnya digunakan dalam perkuatan struktur di lahan miring.

Cocomesh telah terbukti efektif dalam mencegah longsor atau erosi tanah dan menjaga tanah agar tidak berpindah dari tempatnya serta mencegah erosi unsur hara yang dapat menyebabkan tanaman tumbuh, semua karena kemampuan cocomesh yang tinggi untuk menyerap air dan menjadi mampu menjadi humus. Dalam waktu 3 tahun buah kelapa akan terdegradasi dengan tanah dan tumbuhan yang hidup di atasnya, karena bahan tersebut memang berasal dari tumbuhan.

Mengenal Fungsi Cocomesh Sabut Kelapa

Cocomesh adalah jaring yang terbuat dari sabut kelapa yang membantu proses reklamasi tambang, pantai atau hutan. Cocomesh berfungsi sebagai media tumbuh tumbuhan, sangat cocok untuk reklamasi bekas tambang atau pantai, memperkuat tebing, mencegah erosi, memperkuat tanah, memperkuat jalur di sepanjang rel kereta api, memperkuat tebing jalan atau jembatan. Sifatnya yang biodegradable dan kuat membantu memfasilitasi pertumbuhan tanaman baru di lahan kelapa yang ditempatkan di lahan bekas tambang.
Penggunaan Cocomesh telah terbukti mampu menghijaukan areal bekas penambangan, atau hutan gundul. Selain itu, Cocomesh dapat digunakan sebagai lapisan awal untuk penyangga jalan sebelum aspal, agar aspal atau jalan tidak pecah dan retak.

Keuntungan Cocomesh Sabut Kelapa

Keunggulan sabut kelapa atau sabut kelapa dibandingkan geotekstil yang terbuat dari bahan sintetis meliputi:

  • Bahannya adalah serat alami
  • Bahan serat yang kuat, dapat bertahan lama tetapi dapat terurai secara hayati
  • Mampu menahan air dan lain-lain.

Cara Membuat Cocomesh

Bahan:

  • Sabut kelap

Alat – alat :

  • Mesin pengurai sabut kelapa
  • Mesin pemintalan sabut kelapa

Cara Membuat Cocomesh :

  1. Siapkan sabut kelapa yang sudah cukup tua
  2. Giling kulit kelapa / suwiran menjadi sabut dengan mesin dekomposisi sabut
  3. Keringkan sabut kelapa hingga kering
  4. Putar sabut menjadi tambang dengan mesin pemintalan sabut
  5. Tali tenun / rajut menjadi jaring (cocomesh)
  6. Jaring sabut kelapa / sabut kelapa siap pakai

Spesifikasi Cocomesh

  • Diameter tali: 0,4–0,6 cm
  • Ukuran tumbuk: 4 x 4 cm, 3 x 3 cm, 2 x 2 cm
  • Dimensi: 1 x 25 m, 1 x 50 m, 2 x 25 m, 2 x 30m, 2x 50 (sesuai kebutuhan)
  • Harga: mulai Rp. 7.000 / meter
  • Kapasitas produksi: 40.000 / m2 per bulan

Harapan Pemanfaatan Pohon Kelapa

Indonesia sebagai negara kepulauan dengan garis pantai terluas di dunia tentunya memiliki sumber daya pohon kelapa yang tak terhitung jumlahnya. Namun, pemanfaatannya yang kurang membuat negara yang terkenal dengan pohon palem yang melambai-lambai itu tampak miskin sumber daya.

Nah itulah pembahasan mengenai cocomesh sabut kelapa yang bisa kalian jadikan referensi bisa untuk menjadi sebuah bisnis ataupun sebatas pengetahuan saja.

Bisnis Cocomesh Sabut Kelapa

Rumah Sabut Yogya yang selama ini berkonsentrasi pada pengolahan dan pemasaran produk olahan sabut kelapa, seperti kerajinan rumah tangga (sapu, sadel, tali, dll), sabutret (matras, matras, jok mobil, jok pesawat), berbagai produk untuk lingkungan ( cocopot, cocomesh, cocomulsa dll.). Banyak yang sudah memberikan pernyataan bahwa rumah sabut jogja menjual cocomesh berkualitas dan murah .

Kepercayaan konsumen terus meningkat, seiring dengan sosialisasi produk sabut kelapa secara terus menerus, baik dari segi manfaat ekonomis produk sabut kelapa, maupun kepuasan konsumen terhadap produk kita.

Beberapa produk turunan sabut kelapa yang digunakan untuk aplikasi lingkungan seperti Cocomesh dan Cocopot, semakin diburu oleh para insinyur pelestarian lingkungan.

Produk Cocomesh dan Cocpot kami telah banyak digunakan oleh perusahaan yang bergerak di bidang konservasi pertambangan, seperti PT Unitek Borneo di Kalimantan Timur, PT Agincourt Resources di Medan, PT Freeport Mining Indonesia, serta untuk beberapa konsumen untuk reklamasi tambang di Sumatera lainnya.

Kami berharap sosialisasi penggunaan cocomesh untuk keperluan reklamasi tambang, atau untuk perkuatan jalan, tebing, pencegah longsor, dan untuk reklamasi di pantai bisa lebih luas.

RumahSabut Yogyakarta sebagai Pusat Produksi dan Pemasaran Cocomesh di Jawa mampu memproduksi cocomesh dalam skala besar dalam waktu yang cepat, kami memberdayakan banyak orang dalam proses produksinya.