Ternak sapi sukses membutuhkan perencanaan dan perawatan untuk mencapai hasil yang optimal. Bisnis peternakan sapi tidak memerlukan keahlian khusus untuk memulainya. Sudah banyak peternak yang membuktikan keberhasilannya dalam beternak dan mendapatkan keuntungan puluhan hingga ratusan juta.
Pilihlah jenis sapi sesuai produk yang akan dihasilkan, apakah sapi perah penghasil susu atau sapi potong pedaging. Sebenarnya keduanya sama-sama memiliki peluang yang bagus untuk berbisnis. Anda hanya perlu membekali diri amda dengan ilmu serta pengetahuan mengenai bisnis ini. Permulaan yang tepat akan memaksimalkan bisnis peternakan Anda.
Tips Ternak Sapi Sukses

Banyak sekali kebingungan dalam memulainya bagi seorang pemula. Tidak perlu marasa minder karna memulai bisnis sendirian. Berikut adalah tips-tips ternak sapi sukses:
1. Menentukan Modal Awal untuk Ternak Sapi Sukses
Modal adalah hal yang paling penting dalam semua bisnis. Bukan hanya modal uang saja, namun juga modal hal teknisi lainnya. Anda bisa berkumpul berbagi informasi seputar peternakan dengan mengikuti komunitas peternak sapi. Dari komunitas itulah Anda dapat memperoleh banyak pengetahuan dan keahlian dalam beternak.
2. Pemilihan Jenis Sapi untuk Ternak Sapi Sukses
Memilih jenis sapi yang akan diternakkan juga salah satu hal yang tak kalah penting. Berikut adalah jenis-jenis sapi yang paling umum diternakkan adalah sebagai berikut:
Sapi Ongole, jenis sapi ini memiliki ketahanan dan kemampuan bertahan yang sangat baik di iklim tropis. Namun, perkembangan Sapi Ongole cukup lambat yaitu bisa mencapai 4 tahun hingga 5 tahun. Berikutnya adalah Sapi Limosin, memiliki tubuh dengan ukuran besar dan pertumbuhanya sangat cepat sehingga cocok dijadikan sapi pedaging.
Sapi Madura, sapi ini memiliki pertumbuhan yang lambat namun menguntungkan dalam bisnis. Kemudian Sapi Bali, jenis sapi ini memiliki kemampuan yang bagus dalam beradaptasi. Kelebihan lain dari Sapi Bali terdapat pada dagingnya yang memiliki terkstur lembut.
3. Persiapan Kandang Sapi
Bisnis ternak sapi tentu memerlukan kandang sebagai tempat tinggal dan berlindung hewan ternak anda. Ukuran kandang harus sesuai dengan jumlah sapi yang anda pelihara. Kenyamanan kandang juga harus anda perhatikan guna menjaga kesejahteraan sapi-sapi anda. Pastikan kandang dapat diakses oleh kendaraan besar untuk memudahkan distribusi sapi.
4. Bibit Sapi yang Unggul
Bibit sapi yang unggul tentu akan berkembang menjadi sapi yang berkualitas. Pastikan bibit sapi aktif dan tidak memiliki cacat fisik. Bibit sapi yang sudah terdaftar dan berasal dari silsilah yang bagus ditandai dengan diberikan tanda pada telinga sapi.
5. Pemberian Pakan yang Berkualitas
Pemberian pakan yang berkualitas akan memberikan berkembangan yang pesat pada bibit sapi. Dengan memberikan pakan yang berkualitas maka kualitas sapi juga akan terjamin. Hal tersebut tentu akan menaikan harga jual sapi. Berikan pakan hijauan dan dicampur dengan jenis pakan lain. Untuk memudahkan dalam pencampuran pakan sapi, anda dapat menggunakan alat pencacah rumput.
6. Perawatan Sapi
Selain memberikan pakan yang berkualitas, melakukan perawatan kepada sapi juga tak kalah penting. Perawatan yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh sapi dan mencegah datangnya penyakit. Salah satu contoh perawatan yang wajib untuk sapi adalah memberikan vaksin dan obat cacing secara rutin.
7. Pemanfaatan Kotoran Sapi Sebagai Kompos
Kotoran sapi yang dihasilkan dari peternakan akan semakin menumpuk seiring berjalannya waktu. Anda dapat mengubah kotoran sapi menjadi kompos yang tentu akan bermanfaat untuk tumbuhan bahkan bisa anda pasarkan dan menjadi keuntungan tambahan.
