Ukuran pallet untuk penyimpanan barang menentukan seberapa rapi tumpukan dan seberapa efisien ruang gudang Anda. Pallet yang terlalu kecil membuat barang menjuntai di tepi, sedangkan pallet yang terlalu besar membuang ruang rak. Karena itu, kenali dimensi standar dan cara mencocokkannya dengan kebutuhan Anda.
Ukuran Pallet untuk Penyimpanan Barang yang Paling Umum
Beberapa dimensi menjadi acuan di berbagai industri. Banyak gudang di Indonesia memakai ukuran 1.200 kali 1.000 milimeter. Ukuran 1.100 kali 1.100 milimeter sering muncul di industri minuman dan ekspor ke kawasan Asia. Sementara itu, ukuran 1.200 kali 800 milimeter biasa orang sebut pallet Euro. Pilih dimensi yang sesuai dengan kemasan dan alat angkat di gudang Anda.
Cara Menentukan Ukuran yang Cocok
Mulailah dari barang Anda. Ukur panjang dan lebar kemasan terbesar, lalu pilih pallet yang sedikit lebih besar atau sama dengan alas tumpukan. Catat hasil ukurannya dalam tabel sederhana agar Anda mudah membandingkan pilihan. Hindari barang yang menjuntai lebih dari beberapa sentimeter, karena tepi yang menggantung rawan rusak saat alat angkat bergerak. Terakhir, tata dus berjajar sampai alas pallet penuh, lalu bagi beratnya sama banyak ke kiri dan kanan.
Contoh Penghitungan Ukuran di Gudang Elektronik
Bayangkan toko elektronik yang menyimpan kardus televisi dengan alas 1.100 kali 700 milimeter. Pemilik toko menimbang dua pilihan, yaitu pallet 1.200 kali 1.000 milimeter atau 1.200 kali 800 milimeter. Pallet 1.200 kali 800 milimeter lebih ramping, sehingga lebih banyak pallet muat berdampingan pada rak yang sama. Maka ia memilih ukuran tersebut.
Sesuaikan dengan Rak dan Lorong
Rak gudang punya lebar bukaan yang tetap, sehingga pallet harus pas di antara balok penyangga. Ukur jarak bersih antarbalok, lalu sisakan celah beberapa sentimeter di kiri dan kanan. Bila memakai rak selektif, tanyakan lebar bukaan standar kepada pemasok rak. Selain itu, cek kedalaman rak supaya pallet tidak menonjol ke lorong. Dengan perhitungan ini, alat angkat bergerak aman dan rak tidak mudah rusak.
Pertimbangkan Tinggi Tumpukan dan Beban
Ukuran bukan hanya soal panjang dan lebar. Tinggi tumpukan juga memengaruhi kestabilan dan keselamatan. Selain itu, tinggi pallet sendiri mengurangi ruang vertikal rak, jadi hitung juga angka ini. Karena itu, jangan menumpuk barang melebihi tinggi yang rak dan alat angkat izinkan. Perhatikan pula batas beban pallet, sebab pallet berukuran besar belum tentu menahan beban lebih berat. Periksa selalu angka dinamis, statis, dan rak pada label produsen.
Pilih Pallet Plastik dengan Dimensi Seragam
Pabrik membuat pallet plastik dengan cetakan sehingga dimensinya konsisten antarunit. Konsistensi ini memudahkan penataan rak dan pemakaian alat angkat. Buka halaman jual pallet plastik Rumah Mesin untuk membandingkan dimensi tiap model, kemudian cocokkan dengan lebar bukaan rak di gudang Anda.
Hubungan Ukuran dengan Cara Memilih Pallet untuk Gudang
Ukuran hanyalah satu bagian dari keputusan pembelian. Bahan, jenis beban, dan lingkungan juga berperan besar. Untuk melengkapi pertimbangan, simak cara memilih pallet untuk gudang agar tidak ada faktor yang luput.
Kesalahan Memilih Ukuran Pallet untuk Penyimpanan Barang
Kesalahan pertama adalah membeli pallet berdasarkan kebiasaan, bukan berdasarkan ukuran rak. Kedua, banyak gudang mencampur dimensi berbeda sehingga tumpukan dan rak tidak serasi. Ketiga, sebagian pengelola lupa menyisakan celah sehingga pallet sulit masuk rak. Terakhir, jangan lupa menimbang kecocokan ukuran dengan kontainer pengiriman. Sebagai gantinya, ukur dulu, baru beli.
Kesimpulan
Singkatnya, ukuran pallet untuk penyimpanan barang bergantung pada dimensi kemasan, bukaan rak, tinggi tumpukan, dan batas beban. Dengan mengukur sebelum membeli, Anda menghemat ruang dan mencegah kerusakan. Untuk melihat opsi lain, kunjungi Rumah Mesin dan sampaikan kebutuhan gudang Anda.
