Cara untuk mengurangi sampah plastik di tempat wisata diperlukan kerjasama yang baik antara wisatawan, pengelola tempat wisata dan pemerintah. Guna meminimalisir dampak pencemaran dari tumpukan sampah yang ditimbulkan oleh wisatawan di tempat wisata. Apalagi saat ini pariwisata di Indonesia secara bertahap mulai pulih pasca lumpuhnya sektor pariwisata akibat COVID-19.
Masalah sampah difasilitas wisata menjadi salah satu penyebab kerusakan lingkungan. Tidak hanya dari segi estetika, tetapi terutama karena limbah merupakan salah satu sumber gas rumah kaca (GRK) yang merusak iklim. Pada akhirnya, hal ini dapat berdampak sangat negatif bagi kehidupan manusia.
Kunjungi Juga : Produk Mesin Pencacah Plastik
Oleh karena itu, pemerintah berperan penting dalam menegakkan peraturan daerah pengelolaan sampah, termasuk di kawasan wisata.
- Ketersediaan Keranjang
Untuk meminimalisir pembuangan sampah sembarangan oleh wisatawan, pihak pengelola objek wisata sebaiknya menyediakan tong sampah yang mudah ditemukan dalam jumlah yang cukup bagi wisatawan. Setidaknya ada 2 jenis tempat sampah yaitu tempat sampah bio dan tempat sampah anorganik. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi pengumpulan sampah secara terpisah.
Akhir-akhir ini banyak sampah berserakan di pantai salah satunya. Untuk itu diperlukan kesadaran dan gerakan kolektif untuk menjaga keindahan pantai dan membiasakan memungut sampah yang kita jumpai di pantai. Cara mengurangi sampah plastik ini bisa dilakukan sendiri, tapi bisa juga dengan teman atau komunitas pecinta alam.
- Pengurangan konsumsi plastik
Ada kebutuhan untuk mendidik tentang dampak lingkungan dari penggunaan plastik. Wisatawan yang akan berlibur sebaiknya membawa wadah makanan dan minuman yang dapat didaur ulang. Selain itu, Anda juga perlu membawa tas kain yang dapat menggantikan kantong plastik untuk mengurangi konsumsi plastik.
- Batasi penggunaan sedotan plastik
Menurut data Bank Dunia, pada tahun 2018 Indonesia sendiri membuang sekitar 3,2 juta ton sampah yang mengandung salah satu jenis sampah yaitu sedotan plastik ke laut. Oleh karena itu, guna mengurangi dampak pencemaran laut, perlu adanya edukasi kepada wisatawan untuk mengurangi penggunaan sedotan plastik.
Itulah sedikit informasi tentang masalah sampah di tempat wisata yang berkomitmen untuk menjaga keseimbangan lingkungan. Sebaliknya, ikuti saran pemerintah tentang pembuangan limbah dan pengurangan penggunaan plastik. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang nyaman, aman, dan sehat.
- Tempat ekologis
Pilih jasa travel yang memiliki konsep ekologis. Beberapa jaringan hotel besar seperti Anantara dan Marriott mulai mengurangi sampah plastik dengan meniadakan peralatan makan dan kemasan plastik di kamar tamu dan ruang makan. Mereka juga memiliki program daur ulang sampah yang bermitra dengan masyarakat setempat. perlengkapan mandi Hotel biasanya menyediakan perlengkapan mandi dalam bungkus plastik di setiap kamar. Jika Anda memiliki ruang di dalam koper, sebaiknya bawa perlengkapan mandi sendiri untuk mengurangi penggunaan barang-barang plastik hotel.
- Isi korek api
Anda Pertandingan dianggap tua dan tidak nyaman. Korek api plastik, meski nyaman, menjadi sampah yang sulit dibongkar. Solusinya bisa menggunakan pemantik rokok isi ulang. Jangan gunakan sendok garpu plastik atau peralatan makan yang ditawarkan oleh perusahaan catering seperti sendok, piring, dan sedotan biasanya terbuat dari plastik.
Meskipun terlihat ringkas, sampah sangat sulit diuraikan. Anda bisa membawa peralatan makan dasar dari rumah. Jika perlu, gunakan tidak lebih dari tiga pengaturan tempat. Jika memungkinkan, bawa pulang peralatan makan plastik daur ulang.
- Bawa Botol Air Sendiri
Cara untuk mengurangi sampah plastik selanjutnya adalah membawa botol air sendiri. Air adalah kebutuhan dasar saat bepergian. Sedangkan air minum hanya bisa didapatkan dari air minum dalam kemasan. Terkadang memakai tumbler pun terasa percuma karena tidak semua kran dengan air siap minum aman untuk diminum. Beberapa merek bahkan menawarkannya dalam bentuk mug, kendi, atau kantong air sehingga Anda dapat mengambil air dari sumber mana saja untuk minum air.
Meskipun penggunaan botol kemasan dapat menambah banyaknya sampah plastik, akan tetapi botol dapat di daur ulang. Cara memanfaatkan botol aqua bekas contohnya adalah menjadikan sebagi pot gantung dan kebun vertikal dari botol tersebut. Tapi harus di olah dengan baik ya agar tidak menambah lagi sampah plastik ya.
Saya adalah penulis di iresepi.net, dengan minat utama dalam perkembangan teknologi, terutama di bidang IT. Saya sangat senang belajar berbagai hal dan senang berbagi informasi seputar bisnis serta berbagai tips terkini dengan pembaca. Semangat saya dalam belajar dan berbagi pengetahuan tidak pernah redup.
