Pengertian online marketing adalah upaya mempromosikan produk dengan menggunakan platform online yang dapat diakses melalui internet. Misalnya melalui media sosial, website, blog, iklan online, dll.
Mengingat pengguna internet global telah mencapai lebih dari 4 miliar orang, banyak bisnis yang mulai memilih menggunakan pemasaran online secara massal. Jelas, jumlah anggaran yang dihabiskan untuk iklan online selalu meningkat setiap tahunnya.
Pastinya, online marketing/pemasaran online memiliki manfaat yang lebih baik untuk bisnis Anda. Baik itu usaha kecil maupun usaha besar. Apa keuntungan dan manfaat pemasaran online? Simak terus penjelasannya di bab selanjutnya.
Manfaat Online marketing untuk bisnis Anda

Berikut adalah beberapa manfaat menggunakan pemasaran online untuk bisnis Anda.
1. Jangkau lebih banyak konsumen
Seperti disebutkan di atas, miliaran orang di seluruh dunia secara aktif menggunakan Internet setiap hari. Di Indonesia saja, lebih dari 200 juta orang menggunakan Internet.
Selain itu, 70% orang lebih suka menggunakan internet untuk riset produk daripada iklan tradisional. Ini berarti Anda memiliki kemampuan untuk menjangkau jutaan orang melalui pemasaran online. Bandingkan jika Anda masih menggunakan brosur yang hanya disebar atau dipajang di tempat-tempat tertentu saja. Anda hanya dapat menjangkau area tertentu.
2. Menargetkan Audiens yang Lebih Spesifik
Manfaat lain dari pemasaran online adalah Anda dapat mengatur iklan agar hanya ditampilkan kepada audiens target Anda.
Misalnya, Anda menjalankan bisnis pakaian wanita. Selanjutnya, Anda dapat mengonfigurasi iklan agar hanya ditampilkan kepada pemirsa wanita. Sebenarnya pada usia tertentu dan di tempat tertentu. Selain itu, Anda juga dapat memilih iklan mana yang akan ditampilkan di perangkat apa pun, baik desktop maupun seluler.
Anda tidak bisa mendapatkan manfaat ini dalam pemasaran tradisional. Misalnya, Anda beriklan di spanduk atau baliho. Tidak mungkin audiens target Anda akan melihat spanduk yang Anda tempatkan.
3. Mengukur kinerja dengan mudah
Pemasaran online juga memudahkan untuk mengukur kinerja. Mengukur performa pemasaran online dengan mudah
Misalnya, saat Anda memasang iklan di platform Google Ads, Anda akan menerima laporan performa iklan. Misalnya jumlah orang yang melihat iklan, mengklik tombol tertentu, hingga jumlah orang yang membeli produk dari iklan tersebut.
Dengan metrik kinerja yang jelas, Anda dapat mengetahui apakah pemasaran Anda berhasil. Selain itu, Anda dapat mengetahui apakah Anda perlu meningkatkan bagian tertentu, seperti menambah anggaran, mengubah desain, dan lainnya.
Strategi Online Marketing Yang Bisa Anda Coba

1. Pengertian Online Marketing Website
Melakukan pemasaran online tanpa website ibarat hidangan tanpa garam. Sementara pemasaran online dapat dilakukan di berbagai media internet, seperti jejaring sosial dan email, kinerjanya tidak akan optimal.
Bukti bahwa bisnis tanpa website kemungkinan besar akan kehilangan 70-80% pelanggan. Selain itu, menurut survei Verisign, 84% konsumen memercayai bisnis yang memiliki situs web.
Inilah mengapa website menjadi jantung kegiatan bisnis online, termasuk pemasaran online. Di situs web bisnis Anda, Anda dapat menambahkan informasi tentang spesifikasi produk dan promosi ke feed produk penjualan Anda. Selain itu, memiliki website akan memudahkan Anda dalam menerapkan strategi pemasaran online, seperti SEO dan email marketing.
Tidak tahu cara membuat situs web? Jangan khawatir, membangun website tidak serumit yang Anda pikirkan, bahkan tidak perlu coding. Niagahoster sendiri juga menyediakan cara termudah untuk membuat website. Yang harus Anda lakukan adalah menginstal, memilih tema dan memasukkan konten, situs siap digunakan.
2. Pengertian Online Marketing Pemasaran Media Sosial
Contoh pemasaran online lainnya yang perlu Anda coba adalah media sosial. Karena pengguna media sosial terus meningkat setiap tahunnya. Pemasaran Online Pemasaran Media Sosial
Selain jumlah pengguna yang terus meningkat, jejaring sosial dianggap sebagai sarana promosi produk yang cukup efektif. Faktanya, 54% pengguna secara teratur menggunakan jejaring sosial untuk mencari produk yang akan dibeli. Media sosial juga dapat membantu Anda membangun komunikasi bisnis dan terlibat dengan pelanggan potensial.
Nah, jenis jejaring sosial yang bisa kamu gunakan cukup beragam seperti Instagram, Facebook, TikTok, Twitter, YouTube. Setiap kendaraan yang digunakan memiliki ciri khas tersendiri. Oleh karena itu, strategi pemasaran yang diterapkan juga berbeda.
Untuk mulai memasarkan produk Anda menggunakan media sosial, Anda harus mempelajari pemasaran media sosial terlebih dahulu.
3. Pemasaran Afiliasi
Afiliasi pemasaran adalah strategi periklanan yang memberikan komisi kepada mitra yang berhasil menjual produk melalui tautan tertentu.
Strategi ini jauh lebih hemat karena promosi dilakukan oleh partner atau afiliasi Anda. Jadi Anda tidak perlu menghabiskan anggaran untuk iklan.
Selain itu, Anda dapat menentukan komisi yang Anda berikan sendiri. Ini bisa berupa persentase dari harga jual atau biaya tetap. Banyak perusahaan yang menerapkan strategi pemasaran ini, lho! Contoh: Tokopedia, Tiket.com, Afiliasi Niagahoster, dll.
Yuk, Sukseskan bisnis anda dengan pemasaran online, Sekarang!
Baca juga: Keuntungan online marketing
Saya memegang peran sebagai penulis di iresepi.net, dengan minat dan ketertarikan yang mendalam terhadap perkembangan teknologi, khususnya di dunia IT. Saya sangat senang belajar berbagai hal dan senang berbagi informasi seputar bisnis serta berbagai tips terkini dengan pembaca. Semangat belajar dan semangat berbagi pengetahuan adalah prinsip yang selalu saya pertahankan.
