Usaha pakan ternak sapi yang fokus pada inovasi nutrisi dapat meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan sapi secara signifikan. Anda bisa mencoba usaha ini karena dinilai lebih prospektif. Hal itu disebabkan oleh kebutuhan pakan yang sekarang ini kian meningkat.
Peternak yang membutuhkan pemasok pakan tidak sedikit jumlahnya. Para peternak membutuhkan pakan yang memiliki nutrisi yang dibutuhkan oleh hewan ternaknya. Oleh karena itu, Anda harus memiliki ilmu dan keterampilan dalam memulai bisnis pakan ternak sapi ini.
Usaha Pakan Ternak Sapi

Pakan ternak dalam kemasan diperkirakan akan tumbuh dengan harga tinggi pada tahun-tahun yang akan datang. Dibandingkan dengan pakan sapi tradisional, pakan dalam kemasan tentu akan lebih diminati.
Dari banyaknya peternakan di Indonesia membuat bisnis pakan peternakan sapi memiliki peluang yang besar. Dalam artikel ini kita akan fokus pada dua jenis pakan sapi kemasan yaitu pakan konsentrat dan pakan fermentasi.
Persiapan
Buatlah perencanaan atau rencana( rencana bisnis) sebelum memulai usaha ini. Anda perlu melakukan banyak sekali penelitian dan analisis. Berikut adalah hal awal yang harus Anda lakukan:
1. Analisis dan Riset Usaha Pakan Ternak Sapi
Beberapa hal yang perlu dianalisis dan dilakukan penelitian adalah sebagai berikut:
- Analisis sasaran pasar.
- Analisis pasar dilakukan secara detail.
- Siapkan beberapa peralatan untuk kursus atau mulai belajar.
- Mencari lokasi yang strategis.
- Riset bahan-bahan yang mungkin diperlukan dalam usaha ini.
- Cari pemasok bahan yang mau diajak bekerja sama.
- rumus analisis.
2. Biaya atau Modal Usaha Pakan Ternak Sapi
Beberapa persiapan yang tentunya membutuhkan biaya diantaranya adalah biaya belanja bahan baku, biaya listrik, biaya karyawan, biaya tak terduga dan masih banyak lagi. Anda juga memerlukan biaya sewa tempat jika Anda belum mempunyai lahan.
Pembuatan Pakan konsentrat dan Pakan Fermentasi
Seperti yang sudah ditulis diawal, artikel ini akan fokus pada konsentrat pakan dan pakan fermentasi. Pakan konsentrat atau pakan penguat memiliki nutrisi utama berupa protein dan energi. Sedangkan pakan fermentasi yang memiliki kelebihan dapat disimpan dalam waktu yang lama tanpa mengurangi kandungan gizi.
1. Pakan Konsentrat
Pakan konsentrat adalah pakan penguat yang diberikan kepada sapi sebagai pakan sampingan. Pemberian konsentrat dianjurkan pada pagi hari sebelum pemberian pakan utama yaitu rumput atau pakan hijauan. Berikut adalah bahan-bahan untuk membuat pakan konsentrat:
- Bungkil kelapa sebanyak 10kg.
- Bungkil jagung sebanyak 30 kg.
- Dedaknya sebanyak 54,8 kg.
- Campuran mineral sebanyak 0,2 kg.
- Tepung ikan sebanyak 0,5 kg.
- Suplemen cair sebanyak 5 liter.
- Molase
Pembuatan konsentrat pakan dapat dilakukan dalam 2 cara, yaitu pembuatan konsentrat sederhana dengan bahan seadanya dan pembuatan konsentrat secara advance . Disini kita akan membahas pembuatan konsentrat sederhana. Alat yang diperlukan untuk membuat konsentrat sederhana adalah wadah besar bisa berupa drum besar dan aduk untuk pencampuran.
Cara pembuatan pakan konsentrat sederhana:
- Campurkan seluruh bahan ke dalam wadah besar, aduk secara merata.
- Simpan adonan ditempat yang aman dan bersuhu ruang.
- Takar dan kemas pakan konsentrat, satu ekor sapi dapat diberikan pakan konsentrat sebanyak 1 kg/hari.
2. Pakan Fermentasi
Bahan utama dalam pembuatan pakan fermentasi adalah jerami. Maanfaat jerami yang difermentasikan adalah mudah dicerna oleh sapi, nilai gizi lebih meningkat setelah difermentasikan, lebih higienis, bahan murah serta mudah didapat, dan sebagai cadangan makanan. Berikut adalah bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat pakan fermentasi jermi:
- Jerami kering dengan kadar air 10% sebanyak 800 kg.
- Tetes tebu atau molases sebanyak 20 kg.
- Probiotik vitro sebanyak 3 liter.
- Air biasa tanpa klorinasi sebanyak 177 liter.
Cara pembuatan pakan fermentasi:
- Siapkan tempat teduh(tidak terkena panas dan hujan) yang lebih tinggi sekitar 50 cm kemudian ditaburi kapur.
- Tumpuk jerami setinggi 20 cm kemudian dipadatkan denbgan cara diinjak-injak.
- Campurkan 2% probiotik vitro dengan udara 177 liter.
- Formula siram ke tumpukan padi secara merata, setelah itu tumpuk lagi dengan padi lagi setinggi 20 cm.
- Ulangi langkah tersebut hingga padi habis.
- Diamkan selama 30 hari dan pakan fermentasi siap digunakan.
