Cara Membuat Saringan Air Sederhana dan Efektif

Mengapa Air Penting untuk Disaring?

Cara membuat saringan air perlu kita lakukan untuk menjaga kualitas air yang kita konsumsi setiap hari. Semua makhluk hidup tidak bisa lepas dari air, terutama manusia. Karena 2/3 bagian tubuh terdiri dari cairan, atau 60-70% dari berat badan.

Oleh karena itu, jika tidak ada air, manusia tidak akan dapat bertahan hidup selama beberapa hari. Dibandingkan dengan makanan, manusia masih bisa bertahan hidup tanpa makan selama tiga hari atau lebih. Kita pasti tahu pentingnya air bagi kehidupan. Apalagi ada sumber air bersih.

Air yang disaring penting agar air bersih dapat digunakan dengan aman oleh manusia, seperti untuk minum, memasak, mencuci, dan mandi. Selain untuk aktivitas sehari-hari, manusia juga memanfaatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan medis, kimia dan industri.

Sebelum pemurnian, air mungkin mengandung senyawa kimia, bahan organik atau anorganik, dan kontaminan biologis. maka dari itu kalian bisa menggunakan dispenser air minum yang sehat hanya di grosir mesin.

Cara Membuat Saringan Air Sederhana

  1. Menggunakan Botol Bekascara membuat saringan air

Bahan dan Alat yang disiapkan:
  • Botol plastik bekas berukuran 1,5 liter.
  • Peralatan penyaring : kerikil, sabut kelapa, ijuk, arang kayu/batok, spons.
  • Gunting/cutter.
  • Bak penampung sebagai wadah air bersih.
  • Benang/kawat/isolasi.
Langkah-langkah cara membuat saringan air :
  • Bersihkan semua bahan filter, termasuk botol dan wadah, lalu keringkan.
  • Potong bagian bawah botol dengan gunting / pisau.
  • Seperti terlihat pada gambar, susun bahan filter pada botol dari kerikil hingga spons.
  • Tempatkan ember pengumpul tepat di bawah botol filter.
  • Rebus airnya hingga mendidih untuk dikonsumsi atau digunakan langsung untuk mandi dan keperluan lainnya.

2. Menggunakan Drum Bekas

cara membuat saringan air

Bahan dan Alat yang disiapkan:
  • 2 buah drum/ember bekas¬† (1 untuk pengendap dan 1 lagi untuk penyaring).
  • 2 buah kran air/pipa paralon berdiameter 0,5 inci dengan panjang 35 cm.
  • Material pengendap : Batu kali.
  • Material penyaring : Ijuk, pasir halus, arang tempurung kelapa/arang kayu, kerikil dan batu.
  • Pisau/cutter.
  • Spidol.
  • Kayu/plastik/sejenisnya untuk penutup lubang.
  • Isolasi/perekat untuk membantu pemasangan kran agar lebih kuat.
Langkah-langkah cara membuat saringan air :
  • Cuci semua bahan sedimen dan filter, termasuk ember / ember yang akan digunakan.
  • Ukur ukuran keran / pipa pada kedua drum tersebut, 10 cm dari dasar drum, dan tandai dengan spidol. Buat lubang di pemukiman yang ditandai dan drum filter.
  • Untuk ember pengendap, buat lubang lain di dasar ember dengan penutup untuk menghilangkan endapan eksternal (kayu / plastik / penutup sejenis).
  • Pasang faucet / pipa di lubang drum.
  • Gunakan bahan isolasi untuk membuat keran / pipa kokoh dan kencang.
  • Isi ember sedimentasi dengan batuan sungai.
  • Isi ember penyaring dengan ijuk 15 cm, pasir halus 15 cm, ijuk lebih 20 cm, pasir halus 10 cm, arang batok kelapa 15 cm, kerikil 10 cm dan batu 15 cm.
  • Tempatkan sedimen dan drum filter secara bertahap atau berurutan.
  • Tuang air ke dalam ember sedimentasi dan diamkan selama 30-40 menit.
  • Atur kran dengan ukuran sedang / kecil agar air yang keluar tidak menjadi keruh dengan adanya sedimen. Setelah air diam, hidupkan keran dan biarkan mengalir ke kartrid filter.
  • Setelah air diam, hidupkan keran dan biarkan mengalir ke kartrid filter.
  • Tempatkan wadah / wadah langsung di bawah botol filter.

Demikian artikel mengenai cara membuat saringan air yang sederhana dan efektif. Sangat gampang bukan? bahkan bahan dan alat yang digunakan dapat kalian temukan di llingkungan sekitar kalian. Dapat kalian praktekan dirumah juga. Informasi mengenai tips dan cara terupdate lainnya dapat anda kunjungi di web iresepi. Semoga artikel ini bermanfaat untuk teman-teman. Jika kalian menginginkan mesin penyaring air otomatis kalian dapat membeli disini Grosir mesin.