Proses Pembuatan Tepung Tapioka Mudah Untuk Di Rumah

Proses Pembuatan Tepung Tapioka, Tepung tapioka berwarna putih yang jika dilihat identik dengan jenis tepung lainnya. Berikut beberapa fakta yang bisa Anda ketahui untuk mengetahui perbedaan tepung tapioka dengan tepung terigu lainnya.

Tepung tapioka merupakan tepung pati yang terbuat dari umbi singkong. Tepung ini berwarna putih dengan tekstur yang agak kasar yang lebih kasar dari tepung terigu.

Berbicara tentang tepung, ada banyak jenis tepung yang digunakan dalam pembuatan makanan aci goreng dan juga bakso aci . Berbahan dasar tepung terigu, tepung beras dan tepung tapioka.

Manfaat Tepung Tapioka Untuk Kesehatan

proses pembuatan tepung tapioka

Mencerahkan Kulit

Manfaat tapioka yang pertama adalah menghilangkan jerawat, bekas luka, dan pencerah kulit. Tapioka bisa digunakan untuk mendetoksifikasi kulit dan membuatnya lebih bercahaya dan halus. Ini digunakan dengan membuat topeng.

Pertama, ambil 20 gram tapioka dan campur dengan 20 gram bubuk kacang hijau dan satu sendok teh madu. Setelah tercampur rata, gosokkan pada kulit Anda. Setelah itu biarkan selama kurang lebih 20 atau 30 menit. Terakhir, bilas kulit wajah dengan air dingin.

Mengangkat Sel Kulit Mati

Manfaat tapioka selanjutnya adalah membersihkan kulit dengan cara mengangkat sel kulit mati. Jadi jika anda ingin menggunakan tapioka untuk mengangkat sel kulit mati, berikut caranya. Campurkan satu sendok teh tapioka dengan 1/2 kuning telur dan 3 stroberi. Lalu aduk rata, oleskan pada kulit wajah. Kemudian diamkan selama 15 menit dan bilas dengan air hangat.

Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi

Biang keringat sering terjadi pada bayi dan anak-anak, terutama jika mereka tinggal di daerah dengan suhu dan panas tinggi. Meskipun biang keringat umumnya dapat mereda dengan sendirinya, biang keringat dapat diatasi secara alami dengan tepung tapioka.

Karena pati bersifat dingin, sangat efektif dalam mengatasi biang keringat. Caranya adalah dengan melembabkan pati hingga membentuk adonan seperti masker. Kemudian oleskan secara merata dan lembut pada kulit bayi yang terkena biang keringat. Pastikan kulit tidak berkeringat. Saat pati mengering, seka sisa tepung dan bersihkan.

Pertahankan Tekanan Darah Yang Optimal

Tepung tapioka memiliki keunggulan yaitu kesehatan tetap terjaga melalui tekanan darah, sehingga kinerjanya tetap optimal. Kalium dikenal sebagai salah satu mineral esensial dalam tepung tapioka. Tujuannya untuk mengurangi stres dan ketegangan melalui pembuluh darah.

Zat ini juga dapat membantu meningkatkan aliran darah ke tubuh manusia dan mengurangi tekanan pada sistem kardiovaskular manusia.

Pengobatan Flu, Sakit Kepala Dan Demam

Jika mengalami kedinginan seperti flu, sakit kepala, dan demam, Anda bisa menggunakan tepung tapioka sebagai obat alami. Tidak hanya mudah didapat, tetapi juga sangat mudah digunakan. Pertama campurkan 12 gram tapioka dengan sedikit gula dan air. Lalu aduk rata dan terakhir diminum. Cara ini dipercaya bisa mengatasi masalah mulai dari flu hingga demam.

Menjaga Kesehatan Pencernaan

Tepung tapioka dikatakan dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan. Hal ini disebabkan kandungan seratnya yang mudah ditemukan pada tapioka. Seperti yang kita ketahui bersama, serat berperan penting dalam memperbaiki kondisi tubuh termasuk pencernaan.

Oleh karena itu, tapioka dapat meredakan sembelit, sakit perut dan gas, serta beberapa kondisi yang lebih serius seperti kanker usus besar.

Memperkuat Tulang

Salah satu manfaat tapioka bagi kesehatan yang luar biasa adalah peningkatan kesehatan tulang. Pati mengandung zat besi, kalsium dan vitamin K, yang membantu mencegah osteoporosis dan osteoartritis. Namun, jika Anda lebih sering mengonsumsi tapioka, tulang akan terlindungi dan berkembang atau bahkan awet seiring bertambahnya usia.

Meningkatkan Berat Badan

Jika Anda merasa kurus, makanlah pati. Karena tepung ini tinggi karbohidrat yang menyehatkan tetapi tidak mengandung lemak jenuh atau kalori tinggi. Tapioka juga bagus untuk membangun otot. Ini karena tapioka merupakan sumber protein yang bagus dan dapat meningkatkan serta memperkuat pertumbuhan otot.

Proses Pembuatan Tepung Tapioka

proses pembuatan tepung tapioka

1. Fase pengupasan dan pencucian

Singkong segar ditempatkan di alat pengupas kulit sekaligus mesin pembersih yang bertujuan untuk memisahkan singkong dari kotoran yang menempel pada kulit singkong. Biasanya jenis singkong yang digunakan adalah singkong, singkong, singkong, dan buntut, karena jenis singkong ini tinggi aci.

2. Fase pemotongan dan kisi

Setelah ubi kayu bersih maka dilakukan tahap pemotongan dan pembuatan teralis yang bertujuan untuk memperkecil ukuran ubi kayu dan menghancurkan ubi kayu untuk hasil yang maksimal.

3. Fase pemerasan

Tahap squeegee bertujuan untuk memisahkan cairan bertepung dari sedimen. Bubur singkong ditempatkan pada filter yang digerakkan oleh mesin. Cairan pati yang dihasilkan dikumpulkan dalam sedimen keramik. Pada tahap ini diperoleh residu singkong yang disebut onggok.

4. Tahap pemisahan

Pati yang dicampur dengan air disimpan dalam wadah untuk memisahkan pati cair kental dari cairan ringan atau air limbah. Proses pemisahan memakan waktu sekitar 5 jam.

5. Tahap pengeringan dan penyaringan

Pati basah tersebut kemudian dikeringkan menjadi tepung dari reservoir. Sistem pengeringannya bisa menggunakan oven. Hasil penjemuran berupa tepung kasar yang kemudian digiling dan diayak untuk mendapatkan tepung tapioka halus sebagai produk akhir.

6. Fase pengemasan

Produk yang dihasilkan dari pengayakan adalah tepung tapioka yang kemudian dikemas dalam kantong nilon. Tepung tapioka dalam kemasan disimpan di gudang, kemudian tepung tapioka dipasarkan ke berbagai lokasi bahkan diekspor ke luar negeri.

Terdapat tiga jenis limbah dalam proses pembuatan tepung tapioka Srpeti yang telah dijelaskan di atas, yaitu:

1. Kulit singkong; Limbah ini dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan kompos oleh penduduk sekitar.

2. Daging buah ubi kayu (onggok) adalah endapan lembab yang dipisahkan dari pati. Limbah ini bisa digunakan untuk mengemas ternak.

3. Limbah cair yang harus diolah terlebih dahulu agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan. Limbah cair ini juga dapat dimanfaatkan sebagai biogas untuk bahan bakar.

Sekian pembahasan artikel proses pembuatan tepung tapioka semoga artikel ini bisa menginspirasi agar anda bisa membuatnya di rumah. Selamat Mencoba!!